HARI SARYONO BLOG PAGE

About, Activities, Hobbies etc… etc.. Hope you can found it here

Archive for September 2009

Filosopi Ketupat Lebaran

with 2 comments

Sejak dulu, orang Jawa memang philosophis banget. Segala sesuatunya selalu penuh dengan simbol, perlambang serta padat nilai. Tidak terkecuali dengan budaya saling mengirim ketupat pada saat lebaran, atau 5 hari sesudah lebaran. Kapanpun waktunya, ketupat memiliki arti filosofis tersendiri. Simak laporannya berikut ini:

Ketupat terbuat dari beras yang di bungkus janur

Beras ternyata merupakan simbol dari nafsu dunia, sedangkan janur merupakan kependekan dari “jatining nur” atau bisa diartikan hati nurani. Jadi ketupat itu simbol dari nafsu dunia yang bisa ditutupi oleh hati nurani. setiap manusia itu punya hawa nafsu, tetapi nafsu itu bisa dikendalikan atau dikekang oleh hati nurani.

Bentuk persegi ketupat juga diartikan masyarakat Jawa sebagai perwujudan kiblat papat limo pancer. Ada yang memaknai kiblat papat limo pancer ini sebagai keseimbangan alam: 4 arah mata angin utama, yaitu timur, selatan, barat, dan utara. Akan tetapi semua arah ini bertumpu pada satu pusat (kiblat). Bila salah satunya hilang, keseimbangan alam akan hilang. Begitu pula hendaknya manusia, dalam kehidupannya, ke arah manapun dia pergi, hendaknya jangan pernah melupakan pancer (tujuan): Tuhan yang Maha Esa.

Kiblat papat limo pancer ini dapat juga diartikan sebagai 4 macam nafsu manusia dalam tradisi jawa: amarah (emosi), aluamah (nafsu lapar), supiah (memiliki sesuatu yg bagus), dan mutmainah (memaksa diri).

Keempat nafsu ini adalah empat hal yang kita taklukkan selama berpuasa, jadi dengan memakan Ketupat, disimbolkan bahwa kita sudah mampu melawan dan menaklukkan hal ini.

Ketupat dalam bahasa Jawa disebut “Kupat”

Kupat merupakan kependekan dari “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan. Itulah mengapa setiap Hari Raya Idul Fitri selalu ada tradisi saling memaafkan.

Ketupat atau Kupat juga dapat diartikan “Laku Papat” atau empat tindakan.

Idul Fitri atau yang biasa disebut Lebaran erat kaitannya dengan “Laku Papat” ini. Keempat tindakan itu adalah Lebaran, Luberan, Leburan, Laburan.

-Lebaran, berasal dari kata “Lebar” (selesai)
Itulah mengapa Idul Fitri atau 1 Syawal biasa disebut Lebaran yang dimaksudkan telah selesai menjalani ibadah puasa Ramadhan. Istilah Lebaran hanya dikenal di Indonesia dan negara selain Indonesia tidak mengenal istilah Lebaran ini.

1. Luberan, berasal dari kata “Luber” (meluap/melimpah)
Kata ini memberikan pesan untuk berbagi dengan sesama terutama dengan orang yang kurang beruntung, yakni sedekah secara ikhlas, seperti lubernya air dari tempatnya. Hal ini juga dapat kita jumpai pada bulan Ramadhan yakni pemberian zakat fitrah, infaq dah sedekah.

 

2. Leburan, (melebur/menghilangkan)
Seiring dengan pengertian “ngaku lepat”, yakni mengakui kesalahan dan saling memohon maaf. Dalam masyarakat Jawa, permohonan maaf ini biasanya dilakukan dengan tradisi sungkeman, yakni permohonan maaf dari orang yang lebih muda kepada yang lebih tua atau dari anak kepada orang tuanya. Kalimat yang biasanya diucapkan adalah “Mugi segedo lebur ing dinten meniko” maksudnya semua kesalahan dapat dilepas dan dimaafkan pada hari tersebut.

3. Laburan, dari kata “Labur” atau (kapur) bahan untuk memutihkan dinding.
Kebiasaan masyarakat Jawa sebelum Lebaran adalah melabur atau memutihkan dinding rumah agar terlihat bersih pada saat Lebaran. Hal ini juga memberikan pesan bahwa agar senantiasa menjaga kebersihan lahir dan batin. Jadi setelah melaksanakan Leburan (saling memaafkan) dipesankan untuk selalu menjaga sikap dan tindakan yang baik, sehingga mencerminkan budi pekerti yang baik pula.

Ketupat saat lebaran sangat nikmat jika disandingkan dengan opor ayam. Hidangan daging ayam yang dimasak dengan kuah santan ini sangat cocok jika disantap dengan ketupat. Seperti halnya ketupat yang berarti “ngaku lepat”, opor ayam yang dibuat dari santan juga punya filosofinya tersendiri. Santan atau santen bagi orang jawa diartikan sebagai “pangapunten” atau memaafkan. Jadi kurang lebih makna dari ketupat dan opor adalah, jika mengakui kesalahan maka maafkanlah.

Inilah mengapa pada saat Idul Fitri ada tradisi saling memaafkan. Walaupun banyak orang bilang bahwa tak perlu menunggu Lebaran untuk meminta maaf, nyatanya banyak sekali kesalahan yang belum kita mintakan maaf maupun kita maafkan sebelum datangnya hari yang fitri tersebut.

Hantaran “Kupat Santen” sebagai perlambang permintaan maaf sudah seharusnya dibalas dengan melakukan hal yang sama. Artinya, selain meminta maaf, kita juga harus bersedia memberi maaf.

Written by webmaster

September 18, 2009 at 8:01 am

Posted in Umum

5 Hal yang tidak ingin didengar pria dari pacarnya

with 4 comments

VIVAnews – Dalam menjalin hubungan antara pria dan wanita ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Ternyata, banyak hal yang tak ingin didengar pria dari mulut wanita. Mereka sangat menghindari hal tersebut.

Kira-kira ucapan atau kalimat apakah dari kaum wanita yang paling dihindari pria. Ini bocorannya.

  1. Kalimat yang mengatakan ’saya menyukai kamu sebagai teman’. Memang kalimat itu sangat singkat dan terdengar klise. Tetapi kalimat itu terdengar seperti kalimat ’saya mencintai kamu tetapi saya tidak mencintai kamu’.  Kalimat kamu seperti kakak bagi saya juga tak mau didengar oleh kaum pria dari mulut wanita.
  2. Kalimat ‘orangtua saya ingin bertemu denganmu’. Pria sangat menghindari kata-kata tersebut. Terkadang pria  membutuhkan persiapan yang khusus untuk bertemu dengan orangtua dari kekasihnya.
  3. Ungkapan apakah saya gemuk saat ini? Dan si wanita memaksakan pria itu untuk meyakinkan hal tersebut. Pria sangat tidak suka dengan pembicaraan mengenai berat badan.
  4. Pria juga malas mendengar berbagai instruksi dari wanita. Pria sangat tidak suka dengan hal tersebut.
  5. Segala sesuatu yang berhubungan dengan ungkapan yang membanding-bandingkan pacar Anda dengan pria lain. Termasuk dengan mantan pacar Anda.

Kalau tanya saya benar apa nggak, nggak tahu tuh!. Tapi tampaknya ada benarnya juga.

Written by webmaster

September 14, 2009 at 9:10 am

Posted in Umum